Amarah menguasai kalbu
Bergejolak penuh risau
Memburu setiap hembusan nafas
Mendera batin yg tenang
Seakan berontak dalam kecaman
Ku coba hindari rasa itu
Bersangka di balik kecurigaan
Menutupi akal dan fikiran
Angin-angin bertatap sinis pada ku
Menghasut kepercayaan
Mengubah keindahan menjadi kegelisahan
Lirih pun berganti sesal
Tiada lagi isyarat kerinduan
Tiada lagi getar-getar kesucian
Yg tertinggal hanyalah benih-benih kegalauan
Created by :
Putri Citra Rahman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar