Bayang mu menatap kosong
Penuh arti dan misteri
Nanar aku dibuatnya
Lirih mata ini tuk bertatap
Seakan ada tombak tertancap
Terasa sakit walau hampa ikut menjerit
Ku telusuri guratan-guratan di wajahnya
Mencari maksud hati
yg tak terhindari
Membaca gerak-gerik raganya
Penuh pilu dan gelisah
Bayang-bayang resah mengiringi langkahnya
Mengalun-alun bagai burung yg menari-nari
Dapat ku lihat sisipan keraguan di hatinya
Dapat ku rasakan kegalauan yg ia simpan
Dapat ku dengar rintihan pelu kesahnya
Mencoba ditutupi seperti beban yg tiada akhir
by : Putri Citra Rahman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar