PERILAKU PRODUSEN
Pengertian Produksi adalah suatu kegiatan atau proses menghasilkan
barang dan jasa. Orang yang menghasilkan barang dan jasa disebut Produsen atau yang biasa kita sebut
pengusaha. Produksi juga memiliki fungsi, fungsi produksi merupakan interaksi antara masukan (input) dengan
keluaran (output). Misalkan kita memproduksi roti. Dalam fungsi produksi, roti
itu bisa diproduksi dengan berbagai macam rasa. Kalau salah satu komposisinya
diubah begitu saja, maka hasilnya juga akan berubah. Namun, output dapat tetap
sama bila perubahan satu komposisi diganti dengan komposisi yang lain.
Sadar atau tidak, produsen sangat berpengaruh terhadap
masyarakat karena produsen yang menyediakan sebagian dari kebutuhan kita.
Namun, produsen tidak asal menyediakan keperluan masyarakat. Dalam memproduksi
barang yang akan disalurkan, produsen juga memiliki tahap-tahap yang harus
dijalankan guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Selain itu, para produsen juga
harus jujur dalam pembuatan produksinya maupun dalam penjualan produksinya agar
masyarakat dapat tetap percaya kepada produsen yang bersangkutan.
Perilaku
Produsen Dalam
Kegiatan Perekonomian
Bagi
Masyarakat
Manfaat yang
diberikan oleh tanggung jawab sosial produsen kepada masyarakat adalah beberapa
kepentingan dan kebutuhan masyarakat terpenuhi.
Manfaat
bagi masyarakat dari tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh perusahaan
sangatlah jelas. Selain beberapa kepentingan masyarakatdiperhatikan oleh
perusahaan, masyarakat juga akan mendapatkan pandanganbaru mengenai hubungan
perusahaan dengan masyarakat. Hubunganmasyarakat dan dunia bisnis tidak lagi
dipahami sebagai hubungan antara pihak yang mengeksploitasi dan pihak yang
tereksploitasi, tetapi hubungan kemitraan dalam membangun masyarakat dan
lingkungan yang lebih baik.
Bagi
Pemerintah
Pemerintah sebagai
pihak yang bertugas mengubah tatanan masyarakat kearah yang lebih baik akan
mendapat partner untuk menjalankan sebagian tugas pemerintah dalam mewujudkan
tatanan masyarakat tersebut. Dalam hal ini adalah perusahaan atau organisasi bisnis.
Pemerintah
sebagai pihak yang mempunyai legitimasi untuk mengubahtatanan masyarakat ke
arah yang lebih baik akan mendapatkan partner dalammewujudkan tatanan
masyarakat tersebut. Sebagian tugas pemerintah dapatdijalankan oleh anggota
masyarakat, dalam hal ini perusahaan atau organisasi .
Strategi
Dalam Teori Perilaku Produsen
1.
Pengorganisasian
Produsen harus dapat mengatur keseluruhan sumber daya
yang dimiliki oleh perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Dalam pengorganisasian ini, rencana di lakukan dalam sebuah pembagian kerja
yang terdapat kejelasan tentang bagaimana tujuan dan rencaana akan
dilaksanakan, dikoorninasikan dan dikomunikasikan.
Produsen
harus dapat mengalokasikan keseluruhan sumberdaya yang ada (dimiliki) oleh
perusahaan untuk mencapai tujuandan rencana perusahaan yang telah ditetapkan.
Dalam peng-organisasian ini, rencana dan tujuan perusahaan diturunkan
dalamsebuah pembagian kerja yang terdapat kejelasan tentang bagaimanarencana
dan tujuan perusahaan akan dilaksanakan, dikoordinasikan ,dan dikomunikasikan.
2.
Pengarahan
Langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah bagaimana rencana yang
telah tersusun dapat terlaksana. Agar rencana terwujud, maka pridusen harus
membimbing anak buahnya.
Langkah
berikutnya yang harus dilakukan produsen adalah bagaimana keseluruhan rencana
yang telah diorganisir tersebut dapat diimplementasikan. Agar rencana terwujud, produsen wajib mengarahkan dan
membimbing anak buahnya.
3.
Pengendalian
Produsen harus tetap mengontrol apa yang tlah dilakukan. Karena ini
bersangkutan dengan pencapaian tujuan. Walaupun semua rencana yang telah
ditetapkan berjalan dengan lancar, belum tentu tujuan yang diinginkan terwujud
dengan sendirinya. Maka dari itu diperlukan pengendalian dan pengawasan dari
produsen atau pengusaha yang bersangkutan.
Produsen
harus melakukan kontrol terhadap apa yang telah dilakukan.Hal ini terkait
dengan pencapaian tujuan perusahaan. Karena, walaupunrencana yang sudah ada
dapat diatur dan digerakkan dengan jitu tetapi belummenjamin bahwa tujuan akan
tercapai dengan sendirinya.
Perilaku
produsen yang merugikan masyarakat dan yang mengutamakan kepentingan masyarakat
Indonesia
sebagai Negara agraris yang memiliki berbagai macam jenis beras, seperti beras
merah, beras hitam dan beras putih dengan berbagai manfaat di dalam beras
tersebut yang menjadikan masyarakat Indonesia kecanduan akan beras yang telah
diolah (nasi), sehingga muncul istilah “kalau belum makan nasi artinya belum
makan”. Karena itulah penjual beras di Indonesia bisa di bilang banyak, dengan
berbagai jenis beras dari berbagai jenis merk,sehingga pengaruh terhadap
kebutuhan pokok tinggi.
Sebagai
negara yang mengkonsumsi beras tertinggi di dunia, kebutuhan masyarakat
Indonesia akan beras sangatlah tinggi. Hal itu yang sering dimanfaatkan oleh
produsen yang tidak bertanggung jawab untuk mengambil keuntungan lebih dengan
cara curang, seperti kasus memutihkan beras dengan larutan Peroksida ( ).
Produsen curang tersebut membeli beras dengan kualitas buruk lalu memutihkannya
dan menyemprotkan aroma pandan sehingga terlihat seperti beras kualitas super.
Lalu mereka juga memalsukan merk. Dan pada akhirnya masyarakatlah (konsumen)
yang harus pintar pintar memilih beras ataupun barang yang akan di konsumsi.
SUMBER
REFERENSI :
Nama : Putri Citra Rahman
NPM : 15111639
Kelas : 2Ka 30
Tidak ada komentar:
Posting Komentar