Sabtu, 04 Mei 2013

PENENTUAN HARGA, PERMINTAAN DAN PENAWARAN


PENENTUAN HARGA, PERMINTAAN DAN PENAWARAN

A. PERMINTAAN
Permintaan adalah sesuatu hal yang berupa barang atau jasa yang di minati oleh pembeli dengan berbagai tingkat harga untuk memenuhi kebutuhan masyarakat social dalam pasar ekonomi.

Hukum Permintaan

Hukum permintaan adalah makin tinggi harga suatu barang, makin sedikit jumlah barang yang diminta dan sebaliknya makin rendah harga suatu barang makin banyak jumlah barang yang diminta. Adanya kenaikan permintaan menyebabkan kenaikan harga pada harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium. Penurunan permintaan akan menyebabkan penurunan harga ekuilibrium maupun kuantitas ekuilibrium.
Saat ini handphone ber-OS Android sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin Android sudah dianggap kuno.
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
Permintaan dapat dibedakan menjadi beberapa kelompok, antara lain:
1. Permintaan Menurut Daya Beli
2. Permintaan Menurut Jumlah Subjek Pendukungnya
“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”
Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah.
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Apabila ditinjau dari jumlah barang yang ditawarkan, penawaran dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu :
1.  Penawaran Individu
     Penawaran individu adalah menawarkansejumlah barang yang akan dijual oleh seorang
2.  Penawaran Kolektif
     Penawaran kolektif disebut juga penawaran pasar. Penawaran kolektif adalah keseluruhan jumlah suatu barang yang ditawarkan oleh penjual di pasar.
1. Mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya
2. Mempertahankan perusahaan.
3. Meraih ROI (Return on Investment).
4. Menguasai Pangsa Pasar
5. Mempertahankan status quo
a. sasaran perusahaan
b. tahapan produk dalamproduct life cycle (daur ulang suatu produk)
c. kondisi persaingan. 
Masalah harga berhubungan dengan barang ekonomis, sebab barang ekonomis adanya langkah dan berguna dan untuk memperolehnya diperlukan pengorbanan uang dengan bantuan harga. Harga adalah perwujudan nilai tukar atas suatu barang/jasa yang dinyatakan uang. Oleh karena itu, harga merupakan nilai tukar obyektif atas barang/jasa dan nilai tukar obyektif itu sendiri adalah harga pasar atau harga keseimbangan. Harga pasar tidak terbentuk secara otomatis akan tetapi melalui suatu proses mekanisme pasar yakni tarik menarik antara kekuatan pembeli dengan permintaannya dan kekuatan penjual dengan penawarannya.
Berdasarkan pengertian tersebut maka harga keseimbangan dapat diartikan harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.
Berdasarkan pengertian tersebut maka harga keseimbangan dapat diartikan harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.


Beberapa faktor yang mempengaruhi permintaan adalah :
1.       Perilaku Konsumen
2.        Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
3.       Pendapatan/Penghasilan konsumen
4.       Perkiraan harga dimasa depan
5.       Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
6.       Intensitas Kebutuhan Konsumen
Bila suatu barang atau jasa sangat dibutuhkan secara mendesak dan dirasakan pokoknya oleh konsumen, maka jumlah permintaan akan mengalami peningkatan.

Jenis Permintaan
Pada era yang modern saat ini semua teknologi dirancang sangat canggih guna membantu distributor dan produsen memenuhi permintaan barang atau jasa yang dibutuhkan masyarakat di pasar ekonomi. Namun persaingan yang cukup sulit antara merk yang satu dengan merk yang lain membuat para produsen berlomba-lomba membuat terobosan yang lebih efisien, murah dan lengkap bagi konsumen mereka. Terkadang jumlah permintaan yang ditawarkan tidak sebanding dengan banyaknya modal yang mereka keluarkan.

B. PENAWARAN
Penawaran adalah jumlah barang atau jasa yang akan di produksi atau ditawarkan pada berbagai tingkat harga dan waktu tertentu untuk dijual dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat sosial dalam suatu pasar ekonomi.
Hukum Penawaran :
Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Dalam Hukum Penawaran jumlah barang yang akan ditawarkan berbanding lurus dengan tingkat harga. Hukum Penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:

Faktor yang mempengaruhi Penawaran:
1.       Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
2.       Tujuan Perusahaan
3.       Pajak
4.       Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
5.       Prediksi / perkiraan harga di masa depan

Jenis Penawaran
     penjual ke konsumen secara langsung.
Teori penawaran dan permintaan dalam ilmu ekonomi menggambarkan hubungan-hubungan di pasar, antara para calon pembeli dan penjual dari satu barang. Model penawaran dan permintaan digunakan untuk menentukan harga dan kuantitas barang yang terjual di pasar. Model ini memperkirakan bahwa dalam suatu pasar yang kompetitif, harga akan berfungsi sebagai penyeimbang antara kuantitas yang diminta oleh konsumen dan kuantitas yang ditawarkan oleh produsen, sehingga terciptalah keseimbangan ekonomi antara harga dan kuantitas.

C.  PENENTUAN HARGA KESEIMBANGAN
Harga merupakan salah satu penentu keberhasilan suatu perusahaan karena harga menentukan seberapa besar keuntungan yang akan diperoleh perusahaan dari penjualan produknya baik berupa barang maupun jasa.
Tujuan Penentuan Harga :
Pendekatan Dalam Penentuan Harga :
·         Pendekatan supply dan demand
·         Pendekatan yang berorientasi ke biaya
·         Pendekatan pasar

Ada berbagai strategi penentuan harga yang bisa digunakan. Pertimbangan-pertimbangan yang seringkali digunakan dalam strategi penentuan harga yang dipakai adalah :

Beberapa strategi yang bisa digunakan antara lain :
1.       Skimming pricing: penentuan harga tinggi saat produk pertama memasuki pasar.
2.       Penetraling pricing: penentuan harga rendah untuk menembus pasar dan mendapatkan pangsa pasar baru.
3.       Odd pricing: penentuan harga dengan mengurangi sedikit dari jumlah tertentu (misal: Rp 9.995)
4.       Follow the leader pricing: penentuan harga didasarkan pada harga yang ditentukan pemimpin pasar.
5.       Price Lining: penentuan harga yang berbeda unutk tiap model produk yang berbeda dan jenis produk tertentu
6.       Relative Pricing: penentuan harga yang bisa jadi lebih besar, sama, atau lebih kecil dari pesaing.
7.       Psychological pricing: praktek pemasaran didasarkan pada teori bahwa harga tertentu memiliki dampak psikologis.
8.       Multiple unit pricing: Akan mendapatkan harga lebih murah jika membeli dalam jumlah besar.
9.       Leader Pricing : Menjual barang yang menarik di bawah harga pasar
10.   Price discount: pemotongan berdasarkan persentase dari harga yang telah ditetapkan.

Dalam ilmu ekonomi, harga keseimbangan atau harga ekuilibrium adalah harga yang terbentuk pada titik pertemuan kurva permintaan dan kurva penawaran. Terbentuknya harga dan kuantitas keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara pembeli (konsumen) dan penjual (produsen) di mana kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Jika keseimbangan ini telah tercapai, biasanya titik keseimbangan ini akan bertahan lama dan menjadi patokan pihak pembeli dan pihak penjual dalam menentukan harga.

Penentuan Harga Keseimbangan (Eqilibrium Price)


SUMBER REFERENSI  : 
http://ekhafr.blogspot.com/2012/03/penentuan-harga-permintaan-dan.html

Nama                    :  Putri Citra Rahman
NPM                      :  15111639
Kelas                     :  2Ka 30

Tidak ada komentar:

Posting Komentar