Jumat, 21 Juni 2013

Perilaku Konsumen Terhadap Suatu Produk

A.     PERILAKU KONSUMEN TERHADAP SUATU PRODUK

Menurut Engel, Blackwell dan Miniard (1990), Perilaku konsumen merupakan tindakan-tindakan yang terlibat secara langsung dalam memperoleh, mengkonsumsi dan membuang suatu barang atau jasa, termasuk keputusan yang mendahului dan mengikuti tindakan-tindakan tersebut.

Jadi, bisa dibilang perilaku konsumen adalah aktivitas seseorang saat mendapatkan, mengkonsumsi, dan membuang barang atau jasa.

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku pelanggan. Faktor-faktor tersebut dibedakan menjadi 2 bagian yaitu faktor-faktor yang berasal dari dalam diri pribadi seorang konsumen dan faktor-faktor yang berasal dari lingkungan sekitar seorang konsumen.

5 cara mempertahankan kepuasan dan loyalitas pelanggan.
1        1.   Berikan perhatian mengenai barang atau jasa yang dibutuhkan konsumen

     Sebagian besar pelaku pasar hanya fokus terhadap penawaran yang akan mereka sampaikan, tanpa memperhatikan keinginan konsumen. Kesalahan inilah yang sering membuat para konsumen melakukan penolakan secara langsung terhadap para sales, sebab mereka menganggap para sales hanya akan berpromosi menawarkan sebuah barang. Karenanya untuk menciptakan kepuasan konsumen, berikan perhatian khusus kepada para konsumen baik sebelum terjadi transaksi pembelian maupun pasca pembelian.

  1. Ciptakan sebuah hubungan yang saling menguntungkan
         Dalam memasarkan sebuah produk, tak jarang para pelaku pasar atau pedagang lebih mendominasi komunikasi yang terbangun. Mereka memposisikan para konsumen sebagai pendengar, dan pemasar sebagai narasumber utamanya. Strategi pemasaran seperti ini tentunya terbilang kuno, sebab sekarang ini para konsumen sudah mulai cerdas dan bisa menentukan produk-produk unggulan yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Oleh sebab itu, pastikan hubungan yang terbangun antara konsumen dan pelaku pasar bisa seimbang dan saling menguntungkan.

3.                3. Lakukan follow up pasca penjualan

         Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ada baiknya Anda mencatat semua customer yang pernah membeli produk Anda dan mencoba melakukan follow up ulang pasca pembelian pertama. Meskipun cara ini sangatlah mudah, namun sampai hari ini belum semua pelaku usaha melakukannya. Biasanya mereka kurang peduli dengan prospek yang sudah dimiliki, dan cenderung mencari sasaran (konsumen baru) dibandingkan harus mem-follow up ulang konsumen-konsumen yang pernah melakukan pembelian di perusahaan mereka.

4.               4.  Tawarkan program menarik untuk menjaga loyalitas konsumen

         Seperti halnya mall-mall besar maupun pusat perbelanjaan di kota-kota besar yang biasanya menawarkan program premium atau kartu keanggotaan untuk menjaga loyalitas para pelanggan. Anda pun juga bisa mencoba program tersebut untukmembangun loyalitas konsumen. Mulailah dengan menawarkan sebuah keanggotaan atau member khusus yang akan memberikan banyak keuntungan bagi para pelanggan setia Anda. Misalnya saja menawarkan diskon khusus bagi para konsumen yang memiliki kartu keanggotaan, atau menawarkan bonus tertentu bagi para member yang berbelanja cukup banyak di perusahaan Anda.

5.                5.  Berikan keuntungan bagi pelanggan setia Anda

            Selain menawarkan program menarik untuk menjaga loyalitas konsumen, Anda juga bisa menjalin kerjasama dengan para pelanggan setia Anda. Tawarkan peluang bisnis bagi para konsumen yang bisa memberikan untung besar bagi mereka dan sekaligus bisa membantu Anda dalam meningkatkan pemasaran produk. Contohnya saja dengan membuka program reseller untuk para konsumen yang tertarik memasarkan produk Anda. Strategi ini tidak hanya menguntungkan para reseller, namun juga mendorong para pelanggan untuk melakukan pembelian berulang-ulang.

Pilihan konsumen terhadap suatu barang mungkin ada pengaruh juga dari cara bagaimana membelanjakan atau menyimpan budget yang ada, dan memilih waktu yang tepat untuk membelanjakannya. Konsumen juga memutuskan secara terperinci mengenai produk apa yang sebenarnya ingin dibeli.

Mengapa seseorang membeli produk tertentu, mungkin berhubungan dengan motivasi seorang konsumen. Motivasi yang menggerakan konsumen untuk membeli produk tersebut, mungkin dari diskon yang ditawarkan, atau dari harga yang murah, dan bisa juga dari produk yang langka, sehingga hal dari hal tersebutlah membuat konsumen ingin membeli suatu produk tertentu.

Lalu ada sebagian besar konsumen Indonesia hanya berpikir jangka pendek dan sulit untuk diajak berpikir jangka panjang, salah satu cirinya adalah dengan mencari yang serba instant. Mungkin hal ini dapat dilihat dari membeli produk yang kelihatannya menarik tanpa perencanaan sebelumnya.


Sumber Referensi :
Anthie. 25 November 2010. Persepsi Konsumen Terhadap Suatu Produk. URL :http://anthie-beauty.blogspot.com
http://bisnisukm.com/5-cara-mempertahankan-kepuasan-dan-loyalitas-pelanggan.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar